PENYAKIT JANTUNG KORONER: MENGAPA DITAKUTI BANYAK ORANG?

Standard

mencegah jantung koroner

Seringkali kita mendengar kabar atau bahkan mungkin mengalami sendiri ada keluarga, teman atau tetangga yang tiba-tiba meninggal ”tanpa sebab”. Terlebih jika mereka masih tergolong muda dan sebelumnya kelihatan ”sehat-sehat” saja. Sebenarnya apa yang menyebabkan kematian mendadak ini?

Terus Meningkat
Jumlah penderita penyakit ini tiap tahun semakin meningkat bahkan data WHO tahun 2002 menyebutkan bahwa penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian di dunia. Tercatat 16,7 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskuler atau sama dengan 30% dari total kematian di seluruh dunia. Dari semua jenis penyakit kardiovaskuler yang ada, penyakit jantung koroner, sebagai salah satu after effect dari hipertensi, menyumbang angka yang paling besar. Ironisnya, penyakit ini lebih banyak disebabkan oleh faktor-faktor yang seharusnya dapat kita hindari atau dicegah.

Kenali Gejalanya!
Walau besarnya hanya sekepalan tangan Anda, jantung merupakan organ yang memegang fungsi yang sangat vital. Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Agar dapat mejalankan fungsinya dengan baik, asupan darah yang kaya oksigen harus terpenuhi. Darah yang mengandung oksigen biasanya mengalir melalui pembuluh darah arteri. Penyakit Jantung Koroner (PJK) berawal dari penimbunan lemak pada pembuluh darah arteri yang mensuplai darah ke jantung. Akibat dari proses ini pembuluh darah arteri menyempit dan mengeras, sehingga jantung kekurangan pasokan darah yang kaya oksigen. Akibatnya fungsi jantung terganggu dan harus bekerja sangat keras. Penyakit ini sering juga disebut dengan istilah artherosklerosis.

Gejala awal dari adanya PJK ialah nyeri dada yang khas di dada sebelah kiri yang dapat menjalar ke lengan kiri atau ke leher atau ke punggung. Nyeri dada ini bersifat sangat subjektif, ada yang merasa seperti ditekan benda berat, panas seperti terbakar, sakit seperti tertusuk jarum, rasa tidak enak di dada dan ada yang mengatakan seperti masuk angin. Lokasinya bisa juga terjadi di pertengahan dada, di leher saja, punggung, dada kanan, dan bisa juga di ulu ati seperti sakit maag. Oleh karena itu, waspadalah jika Anda sering merasakan gejala tersebut.

Bila penyempitan pada pembuluh arteri telah mencapai 80-90%, dapat menimbulkan masalah yang lebih parah lagi yaitu serangan jantung. Data statistik menyebutkan bahwa sepertiga orang yang mengalami serangan jantung dapat meninggal. Sebagian besar meninggal dalam dua jam pertama serangan jantung. Karena itu, penting sekali untuk mengetahui gejala serangan jantung dan mencari pertolongan segera.

Siapa yang Berisiko
Penyakit jantung koroner tak mengenal usia. Meski penyakit ini banyak menyerang yang berusia lanjut, namun tak sedikit juga yang mengalami gangguan jantung di usia muda. Di bawah ini ada beberapa faktor risiko cobalah cek, apakah Anda termasuk salah satu diantaranya :

Faktor yang Dapat Diubah

~ Hipertensi
~ Merokok
~ Obesitas
~ Stres
~ Kadar kolesterol tinggi
~ Jarang berolahraga

Faktor yang Tidak Dapat Diubah

~ Umur
Lebih dari 83% penderita penyakit ini dialami setelah berusia 65 tahun ke atas
~ Gender
Pria lebih berisiko dibandingkan wanita. Namun setelah wanita menopause tingkat risikonya lebih tinggi dibandingkan pria
~ Genetik
Mereka yang memiliki orangtua yang pernah mengalami penyakit ini akan memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi
~ Ras :
Pada ras-ras tertentu seperti Mexico Amerika, Amerika Indian, Hawai dan beberapa Asia Amerika memilki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit ini

Semakin banyak faktor risiko yang Anda miliki, berarti semakin besar pula kemungkinan Anda menderita penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, jika Anda mempunyai satu atau lebih dari faktor risiko di atas, segeralah lakukan tindakan berikut demi menyelamatkan jantung Anda :
1. Stop Merokok
2. Kontrol Tekanan Darah
3. Kontrol Kadar Kolesterol Darah
4. Aktifitas Fisik
5. Kontrol Berat Badan
6. Pola Makan yang baik
7. Menjalani pola hidup sehat, salah satunya dengan aktif berolahraga

mengatasi penyakit jantung koroner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s